Kapan Sosialisasinya??? Tiba Naik 300%, Masyarakat Keluhkan Tarif Baru STNK dan BPKB

22

“Kenaikan biaya STNK sampai 300% bukan usulan siapa-siapa. Jadi usulan iblis dari neraka kah? Baru zaman ini mengalami hal seperti ini. Oh Tuhanku,” tulis Ustad Tengku di akun Twitter [email protected]

Ustad Tengku pun berharap pejabat berwenang terkait STNK dan BPKB untuk melapor terlebih dahulu ke Presiden. “Kami ingin tahu saja yang menaikkan 300 persen siapa? Semestinya tidak sampai presiden menanyakan. Pejabat berwenang lapor dulu ke Presiden…,” saran [email protected]

Sebelumnya, Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) telah memutuskan untuk menaikkan biaya pengurusan surat-surat kendaraan antara 2 hingga 3 kali lipat. Aturan ini efektif berlaku pada tanggal 6 Januari 2017.

Pihak DPR akan segera memanggil Menkeu terkait kenaikan tarif STNK dan BPKB itu. Di sisi lain, Kapolri Tito Karnavian menyatakan usulan kenaikan tarif STNK dan BPKB bukan dari Polri. “Kenaikan ini bukan dari Polri, tolong dipahami. Kenaikan itu karena temuan BPK,” kata Tito (04/01).

Pada hari yang sama Rabu (4/1/2017), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, kenaikan tarif ini bukanlah merupakan usulan langsung dari Kementerian Keuangan. Keputusan ini adalah hasil pertimbangan dari usulan yang diajukan oleh Polri.

Ironisnya, pada Kamis (05/01), Presiden Joko Widodo mempertanyakan kenaikkan signifikan pada tarif STNK dan BPKB itu. Menurut Jokowi kenaikan tarif hingga tiga kali lipat dianggap membebani masyarakat.

 

Kenaikan Biaya STNK dan BPKB Diusulkan BPK dan DPR

Jakarta — Polri bukan pihak yang meminta kenaikan biaya pembuatan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Usulan pertama kali digagas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Anggaran DPR, setelah ada temuan di lapangan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, temuan yang dimaksud adalah adanya kenaikan harga material BPKB dan STNK. Selain itu, harga pengurusan BPKB dan STNK di Indonesia tergolong paling murah ketimbang negara-negara lain.

“Sehingga perlu dinaikkan karena daya beli masyarakat juga meningkat,” kata Tito di Mabes Polri Jalan Trunonoyo, Jakarta Selatan, Rabu (4/1/2017).

Tags: #STNK NAIK 300%

Ke Halaman Selanjutnya :